Mimink punya FB loo ""

Minggu, 16 Juni 2013

Deskripsi Morfologi Tanaman "Jinten Hitam" (Nigella sativa ,L)

DESKRIPSI
 MORFOLOGI TANAMAN “JINTEN HITAM” (Nigella sativa L.)





DISUSUN OLEH:
AMINOLLAH (081211431117)



PROGRAM STUDI S-1 BIOLOGI 
DEPARTEMEN BIOLOGI FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
 UNIVERSITAS AIRLANGGA
2013







DAFTAR ISI :     
KATA PENGANTAR 
I.PENDAHULUAN :
A) Latar Belakang …………………………………………………………………………………….. 5
B) Tujuan PendeskripsianMorfologi  Tanaman “Jinten Hitam (Nigella sativa L,)”
     …………….6
C) Manfaat dari pendeskrepsian morfologi Tanaman “Jinten Hitam “(Nagella sativa L,)” 
     …………....6
D) Rumusan Masalah ……………………………………………………………………………….6

BA BII. ISI :
A)    Pengenalan Tanaman “Jinten Hitam (Nigella sativa L,)”……………………7 

B)    Deskripsi  atau ciri-ciri  Morfologi Tanaman “Jinten Hitam (Nigella sativa L,)”

…………..8

C)    Peninjauan Secara Anatomi Tanaman “Jinten Hitam (Nigella sativa L,)”

…………..12

D)    Kandungan Senyawa Alami yg dapat ditemukan Dalam Tanaman “Jinten Hitam (Nigella sativa L,)”……………………………………13 

E)      Kegunaan atau Fungsi Tanaman “Jinten Hitam (Nigella sativa L,)” Dalam Kehidupan Masyarakat.

………….. 13





BAB III. PENUTUP :

A)    Kesimpulan  ……………………………………………………………………………………………………..17
B)    Saran dan Bingkaian kata Penulis  …………………………………………………………………….17
C)    Daftar Pustaka……………………………………………………………………………………………………18
































KATA PENGANTAR


       Pertama-tama tiada kata yang indah yang patut kami ucapkan mengawali tulisan ini selain ucapan puji dan  syukur kepada Allah SWT karena kami menyadari bahwa hanya karena limpahan rahmat dan karunia-Nya juga sehingga kami dari sebagai civitas pendidikan program studi S-1 Biologi dapat menyelesaikan Makalah pendeskripsian  Morfologi Tumbuhan ini tepat pada waktunya. Kami juga menyampaikan penghargaan dan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada segala pihak yang terlibat dalam kegiatan penyusunan makalah ini. Rasa penghargaan yang tak terhingga kami sampaikan kepada :
1. Dosen pembimbing mata kuliah Morfologi Tumbuhan.
2. Team asisten Morfologi Tumbuhan.
4. Rekan-rekan program studi Biologi
       Penyusunan Makalah ini merupakan salah satu syarat dalam proses belajar-mengajar khususnya mata kuliah Morfologi Tumbuhan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan studi kasus Morfologi Tumbuhan. Kami berharap makalah ini dapat memberikan manfaat dalam proses pembelajaran selanjutnya dan dapat menjadi bahan referensi pembelajaran dan bagi penyusunan laporan  yang relevan serta dapat memberikan informasi kepada pihak pembaca, khususnya kepada penyusun sendiri mengenai pendeskripsian ciri-ciri  morfologi,maupun peninjauan struktur anayominya ,kandungan dan kegunaannya dalam kehidupan masyarakat tentang tanaman “Jinten Hitam (Nagella sativa L,)
       Akhir kata, kami menyampaikan permohonan maaf jika dalam penyusunan makalah ini terdapat kekeliruan atau ada kata-kata yang tidak berkenan di hati pembaca. Kami  juga menyadari penyusunan makalah ini masih jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu penyusun mengharapkan kritik dan saran yang bersifat konstruktif dari semua pihak demi kesempurnaan dalam penulisan makalah atau jurnal ilmiah selanjutnya. Terlepas dari semua itu, semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua.
                                                    

                                                                                                 Surabaya, 9 Juni 2013



                                                                                                           Penyusun,
.







BAB I 
PENDAHULUAN
A)    Latar Belakang
Tumbuhan merupakan salah satu kerajaan dalam dunia biologi yangdikenal sebagai
kingdom plantae
yang mempelajari mengenai tumbuhan dansegala sesuatu yang berkaitan dengannya. Tumbuhan memiliki fungsi dan manfaatyang penting bagi kehidupan manusia. Ada banyak macam jenis atau spesiestumbuhan di dunia ini yang dikelompokkan berdasarkan ciri-ciri morfologi dananatominya. Masing-masing tumbuhan tersebut memiliki karakteristik yangberbeda-beda, yang berdasarkan karakteristiknya tersebut maka tumbuhan dapatdiklasifikasikan. Namun demikian sekalipun banyak variasi tumbuhan yangmemiliki fungsi dan manfaat bagi manusia, tidak semua manusia mengetahui danmemahami manfaat dan fungsi dari tumbuhan tersebut. Bahkan seringkali tidak mengetahui nama dari tumbuhan tersebut. Padahal tumbuhan dapat diketahuifungsi dan manfaatnya jika diketahui spesiesnya.Salah satu tahapan sebelum mengenal nama tumbuhan ialah melaluipencandraan terhadap tanaman, pencandraan meliputi pengamatan terhadapstruktur morfologi organ vegetatif dan generatif dari tumbuhan tersebut. Hasil daripencandraan tersebut bisa dijadikan dasar untuk mendeskripsikan danmengklasifikasikan suatu tumbuhan. Jika sudah diketahui klasifikasinya, makamanfaat dan fungsi dari suatu tumbuhan dapat diketahui. Melalui pengetahuantentang manfaat suatu tumbuhan, maka dapat dimaksimalkan pemanfaatan daritumbuhan tersebut.Di dalam makalah ini, dibahas salah satu tumbuhan yang sangat dikenaloleh sebagian besar masyarakat, yakni tanaman “Jinten Hitam(Nigella sativa L,).Tanaman ini seringkali ditemui di rumah-rumah warga. Dengan dibuatnya laporanini diharapkan dapat mengetahui dan membedakan tanaman-tanaman yang ada dilingkungan sekitar serta mamahami manfaat tumbuhan serta mampumemaksimalkan fungsi tanaman tersebut.















   



 


B)    Tujuan 

·         Mendeskripsikan Tanaman “Jinten Hitam (Nigella sativa L,) berdasarkan cirimorfologinya.

·         Mengetahui sistematika klasifikasi dari berdasarkan ciri morfologi dan anatominya.
 Tanaman “Jinten Hitam (Nigella sativa L,)

·         Menjelaskan kandungan dan kegunaan Tanaman “Jinten Hitam (Nigella sativa L,) berdasarkan pendeskripsian ciri morfologi maupun anatominya


C)    Manfaat

·         Menambah informasitentang ciri morfologi  tanaman “Jinten Hitam (Nigella sativa L,) berdasarkan pendeskripsia struktur morfologinya

·         Menambah wawasan mengenai tanaman  “Jinten Hitam (Nigella sativa L,) berdasarkan pendeskrepsian ciri morfologi dan anatominya bagi mahasiswa dan masyarakat pada umumnya

·         Manambah informasi tentang kandungan senyawa alami dan kegunaan  tanaman “Jinten Hitam (Nigella sativa L,) dalam kehidupan masyarakat  berdasarkan ciri morfologi dan anatominya


D)    Rumusan masalah 
Berdasarkan latar belakang dan pembahasan dalam mendeskresikan suatu Tanaman “Jinten Hitam (Nigella sativa L,) berdasarkan ciri struktur morfologi dan anatominya maka dapat dirumuskan “apakah pendeskrepsian tanaman ini merupakan salah satu bentuk nyata dalam mempelajari,memahami dan memanfaatkan suatu tanaman lainnya dalam lingkungan hidup masayarakat umumnya”.








BAB II
ISI

A)    Pengenalan Tanaman “Jinten Hitam (Nigella sativa L,) 

Jintan hitam merupakan tanaman herbal berbunga tahunan (Achyad dan Rasyidah 2000). Tanaman jintan hitam merupakan tanaman semak dengan ketinggian lebih kurang 30 cm. Ekologi dan penyebaran tanaman ini tumbuh mulai dari daerah Levant, kawasan Mediterania timur sampai ke arah timur Samudera Indonesia, dan dikenal sebagai gulma semusim dengan keanekaragaman yang kecil. Budidaya perbanyakan tanaman dilakukan dengan biji (Hutapea 1994).
Klasifikasi jintan hitam menurut Hutapea (1994) adalah:
Divisi 
: Spermatophyta
Subdivisi
: Angiospermae
Kelas 
: Dicotyledoneae
Ordo 
: Ranunculales
Famili 
: Ranunculaceae
Genus 
: Nigella
Spesies
: NigellasativaL.

Nama atau sebutan Jinten Hitam (Nigella sativa L,)  ini berbeda-beda di setiap wilayah Negara misalnya di kawasan Negara barat tanaman ini sering disebut black carraway, black seeds atau coriander seeds. NamuN berbeda dengan julukan untuk tanaman ini di bagian Negara-negara arab habbatussauda (biji hitam) dan habbatul barakah (biji yg di berkahi) hal ini dikarenakan oleh adanya sebuah hadist sahih yg mengatakan Hadis riwayat Abu Hurairah ra.: Rasulullah saw. bersabda: Sesungguhnya pada jintan hitam itu terdapat obat untuk segala macam penyakit kecuali kematian sehingga masyarakat arab dan muslim khusussnya mempunyai nilai kepercayaan yg tinngi akan kegunaan tanaman ini bagi kesehatan utamanya.  

Sedangkan di Negara-negara Persia tanaman ini dinamakan Zhonais atau coru syiah dan dalam bahasa hindi kalonji. Di Negara malasyia dan Indonesia sendiri tanaman ini mempunyai nama “jinten hitam” yang mana dalam kesehariannya masyarakat kita menggunakannya sebagai rempah bahan bummbu masakan dan sebuah obatan herbal yang mampu menimalisir problem kesehatannya


B)    Deskripsi  atau ciri-ciri  Morfologi Tanaman “Jinten Hitam (Nigella sativa L,)”
Suatu tanaman atau tumbuhan dapat terindentifikasi bentuk dan struktur fungsi organ-organnya melalaui pendekatan tinjauan ciri morfologis maupun anatominya hingga demikian kita dapat mengetahui pengklasifikasian tanaman atau tumbuhan tersebut dari bahasannya dalam kajian ilmu alam( morfologi tumbuhan) hal ini bertujuan untuk memudahkan dalam pemanfaatannya dalam kehidupan di bumi ini. Ada beberapa indicator tinjauan dalam aspek kajian morfologi tumbuhan,umumnya melalui pendeskrepsian bagian-bagian tanaman ataupun tumbuhan itu kajiannya sendiri mulai dari bentuk luar dan strukturalnya yaitu meliputi Daun,batang,akar,bunga,dan buah serta bagian bijinya.jelasnya pendeskrepsian-nya sebagai berikut :
shttp://www.jintanhitam.org/wp-content/uploads/2011/09/tanaman-nigella-sativa.jpg
Gambar1-3, Struktur morfologi jintan hitam (Sumber: Muharam 2010).




 

1)DAUN :
Berdaun runcing, bercabang, bergaris ( namun garis daunnya tidak seperti ciri daun tumbuhan) Bentuk daun lanset garis (lonjong), panjang 1,5 sampai 2 cm. Merupakan daun tunggal yang ujung dan pangkalnya runcing, tepi berigi dan berwarna hijau. Pertulangan menyirip dengan tiga tulang daun yang berbulu seperti pada Gambar genus Nigella pada umumnya yang memiliki garis daun seperti benang ).
Berdaun tunggal bahkan sampai majemuk (folium compositium)dengan posisi menyebar dan berhadapan. Bangun daun bentuk lanset(lanceotus) dengan ujung runcing(acutus), terdapat bulu halus (villosus)di bagian permukaan daun.terdapat daun pembalut yg relative kecil.
 
Text Box: Keterangan : 
a.ujung daun (apex folii) 
b.tepi daun (margo)
c.Pertulangan daun  
d. cabang daun 
e.tangkai daun (petiolus)
DSC_0000044.jpg
(Gambar 1.1 rekontruktif  daun Jinten Hitam)

2)BATANG :
Tanaman jintan hitam masih termasuk dalam jenis tanaman bunga yang memiliki tinggi tumbuhan 20-50cm, memiliki batang tegak lurus (erectus),  berbentuk bulat (teres) dan berusuk(costastus)Warna batang hijau kemerahan, tegak, lunak, beralur, berusuk dan berbulu  kasar, rapat atau jarang dan disertai dengan adanya bulu-bulu yang berkelenjar




3)BUNGA :
Mahkota bunga pada umumnya berjumlah lima, berwarna putih kekuningan, agak memanjang, lebih kecil dari kelopak bunga, berbulu jarang dan pendek. Bibir Daun pembalut bunga (kelopak bunga) kecil, berjumlah lima, berbentuk bundar telur, ujungnya agak meruncing sampai agak tumpul, pangkal mengecil membentuk sudut yang pendek dan besar. Merupakan bunga majemuk dan berbentuk karang. bunga ada dua, bibir bunga bagian atas pendek, berbentuk lanset dengan ujung memanjang berbentuk benang (Gambar 2). Ujung bibir bagian bawah tumpul, benang sari banyak, dan gundul. Kepala sari jorong, sedikit tajam, dan berwarna kuning. Tangkai sari berwarna kuning.

Text Box: Keterangan : 
a.kelopak bunga (calyx) :5 
b.mahkota bunga (corolla) :5 
c.Kepala sari (anthera) :~ 
d.putik (pistillum) : 5

DSC_0000043.jpg 
Gambar 1.3 Diagram Bunga Jinten Hitam

 Rumus Bunga :
♀* K 5, (C5, A ~) ,G5


  



4)BUAH :
Memiliki buah yang keras seperti buah buni yang bentuknya kecil berwarna biru tua hampir keunguan, bila dimakan akan meninggalkan warna atau noda pada gigi berwarna biru tua. Bunga dari Nigella sativa ini bentuknya besar dan menggembung, berisi 3-7 butir folikel. Biasanya masyarakat banyak memanfaatkan biji atau benih Nigella sativa ini sebagai rempah-rempah, rasa buah cukup pahit dan memiliki bau yang khas seperti buah strawberry, adapula yang menggunakannya sebagai bahan campuran membuat permen dan minuman keras.

5)AKAR:
Mempunyai system perakaran tunggang tidak bercabang berbentuk benang (foliformis) ,berwarna cokelat
Text Box: Keterangan : 
a.leher akar (collum) 
b.serabut akar (fibrilla radicalis) 
c.rambut akar (pilus radicalis) 
d.batang akar (corpus radicis) 
e.ujung akar (apex radicis)
DSC_0000045.jpg 
(Gambar 1.5 rekontruktif akar jinten Hitam)






 6)BIJI :  berbji kecil ,bulat hitam tidak beraturan dan sedikit berbentuk kerucut (trigonal) ,dengan panjang 3 mm ,dan berkelenjar.

C)    Nigella sativa bila diteliti secara Anatomi
Bila diteliti secara anatomi Nigella sativa, dapat disimpulkan sebagai berikut :
Nigella sativa atau jintan hitam termasuk dalam family ( clade ): Ranunculaceae, Endospermic seeds: Basal Eudicots. Nama ilmiah lainnya dari Nigella sativa atau jintan hitam ini adalah Trollius sp.
Deskripsi :
“ The seeds of basal angiosperms often have underdeveloped embryos that are embedded in abundant endosperm tissue. Two-step germination process with distinct testa rupture and endosperm rupture.”
Secara anatomi jintan hitam atau Nigella sativa masuk dalam kelompok tanaman Angiospermae yang memiliki perkembangan terhadap embrio yang ke bawah melekat dalam limpahan jaringan endosperma. Dalam pertumbuhannya memiliki 2 langkah, yakni proses pengecambahan dengan memecahkan testa yang begitu jelas dena pemecahan endosperma.
Bila dilakukan penelitian secara umum proses terjadinya pembuahan biji jintan hitam bila diteliti lagi secara biologis tanaman, biji jintan hitam terjadi seperti biji tanaman atau tumbuhan lainnya :
1. Biji-biji jintan hitam merupakan hasil perombakan dan propagasi dari Spermatophyta ( tanaman berbiji ), Gymnosperma ( conifer/jarum dan kultivarnya ) dan Angiosperma ( tanaman berbunga ).
2. Biji-biji yang sudah matang atau dewasa, ovule nya subur. Ovule merupakan struktur dari
 tanaman berbiji yang berisi gametophyte betina dengan sel telur nya, dikelilingi oleh nucellus dan 1-2 integuments. Dalam Angiospermae atau tanaman berbunga terjadi penyuburan atau pembuahan ganda yang menghasilkan bentuk embrio dan endospermae triploid.
3. Memiliki embrio : sporophyta muda, diploid (2n), yang dihasilkan dalam pembuahan. Embrio dewasa berisi cotyledons (daun biji), hypocotil (batang seperti sumbu embrio, di bawah cotyledon), radicel (akar embrio).
4. Endosperma : jaringan penyimpan makanan, triploid (3n), dihasilkan dalam pembuahan ganda, 2/3 genom langsung dari induk.
5. Testa (selubung biji) : lapisan luar pelindung biji, perkembangan dari integument ovule, diploid jaringan induk.
6. Buah dewasa / matang, ovarium masak berisi banyak biji. Perikarpium (selubung buah) diploid dari jaringan induk.
7. Endospermic biji : endosperma ditempatkan dalam biji yang matang dan bertindak sebagai organ penyimpan makanan. Testa dan endosperma adalah 2 lapisan luar dari embrio.


D)    Kandungan Senyawa Alami yg dapat ditemukan  Dalam Tanaman “Jinten Hitam (Nigella sativa L,)
Biji dan daun jintan hitam mengandung saponin dan polifenol (Hutapea, 1994). Kandungankimia jintan hitam adalah minyak atsiri, minyak lemak, melantin (saponin), nigelin (zat pahit), zat samak, nigelon, timokuinon (Hargono 2009, diacu dalam Astawan). Sedangkan menurut Al-Jabre etal. (2003), kandungan biji jintan hitam antara lain: timokuin, timohidrokuinon, ditimokuinon, thymol, carvacrol, nigellicine, nigellidine, nigellimine-N-oxide dan alpha-hedrin. Beberapa senyawa kimia yang terkandung dalam jintan hitam merupakan senyawa yang berperan sebagai antioksidan dan mampu menangkal radikal bebas.
Komposisi biji jintan hitam disajikan pada Tabel 1.
Tabel 1 Komposisi biji jintan hitam
Komposisi
Jumlah (gr/100 gr)
Air
Lemak
Serat Kasar
Protein
Abu
Karbohidrat
6,4 ± 0,15
32,0 ± 0,54 6,6 ± 0,69
20,2 ± 0,82 4,0 ± 0,29
37,4 ± 0,87
Sumber: Nergiz dan Ötles (1993).

E)Kegunaan atau Fungsi Tanaman “Jinten Hitam (Nigella sativa L,)” Dalam Kehidupan Masyarakat.
Jintan hitam memiliki banyak kegunaan berdasarkan berbagai penelitian yang telah dilakukan. Beberapa kegunaan jintan hitam adalah sebagai berikut :
a.   Memperkuat sistem kekebalan tubuh
 Jintan hitam meningkatkan rasio antara sel-T helper dengan sel-T penekan (supressor) sebesar 55-72%, yang mengindikasikan peningkatan aktivitas fungsional sel pembunuh alami dan efek jintan hitam sebagai imunomodulator (El-Kadi  et al. 1989; Haq et al. 1999). Kandungan timokuinon pada jintan hitam menstimulasi sumsum tulang dan sel imun, produksi interferon, melindungi kerusakan sel oleh infeksi virus, menghancurkan sel tumor dan meningkatkan jumlah antibodi yang diproduksi sel-B (Gali-Muhtasib et al. 2007).
b.  Memiliki aktivitas anti-histamin
 Histamin adalah zat yang diproduksi oleh jaringan tubuh yang dapat menyebabkan reaksi alergi dan berhubungan dengan suatu kondisi seperti asma bronchial. Salah satu zat aktif yang diisolasi dari minyak atsiri jintan hitam adalah nigellone (bentuk dimer dari ditimokuinon) yang memiliki aktivitas anti-histamin, sehingga dapat digunakan untuk terapi asma bronkhial dan penyakit alergi lainnya; mekanisme kerja nigellone sebagai anti-histamin adalah dengan menghambat aktivitas protein kinase C dan menurunkan pengambilan kalsium dari sel yang berguna menghambat aktivitas fungsional enzim fosfolipase A2 pada metabolisme prostaglandin (Chakhravarthy 1993).
c.   Aktivitas anti-tumor
  Salomi et al. (1992) mengemukakan bahwa asam lemak berantai panjang yang berasal dari jintan hitam dapat mencegah pembentukan Ehrlich Ascites Carcinoma (EAC) dan sel Dalton’s Lymphoma Ascites (DLA) yang merupakan jenis sel kanker yang umum ditemukan pada manusia. Kandungan timokuinon pada jintan hitam dapat menyebabkan apoptosis pada sel kanker osteosarkoma dengan mempengaruhi aktivitas gen p53 (Roepke et al. 2007). Pada kanker sesophagus, kandungan timokuinon juga menginduksi terjadinya apoptosis pada sel kanker (Hoque et al. 2005). Kemampuan aktivitas anti kanker pada jintan hitam juga didukung oleh efek sitotoksisitas secara in vivo dan in vitro ekstrak biji jintan hitam (Salomi et al. 1992).
d.  Anti Mikrobial
 Ekstrak air jintan hitam memiliki aktivitas anti jamur pada pengujian in vivo (Khan et al. 2003). Selain itu, zat aktif pada minyak atsiri jintan hitam efektif melawan bakteri seperti Staphylococcus aureus (Hannan et al. 2008).
e.   Anti peradangan
 Kandungan timokuinon dan nigellone dalam minyak jintan hitam berguna untuk mengurangi reaksi radang melalui aktivitas antioksidan (El Dakhakhny et al. 2000; El Dakhakhny et al. 2002). Mekanisme anti radang lainnya dari timokuinon adalah dengan menghambat pembentukan mediator peradangan seperti leukotriene pada leukosit (Mansour and Tornhamre 2004; Hoque et al.
2005).
f.   Meningkatkan laktasi
 Penggunaan minyak jintan hitam dapat meningkatkan pengeluaran susu ibu (Agrawala et al. 1971). Kombinasi dari bagian lipid dan struktur hormon dalam jintan hitam berperan meningkatkan aliran susu (Gerritsma 1989).
 Secara umum jintan hitam berguna untuk meningkatkan kesehatan tubuh, menyediakan energi dengan cepat, meningkatkan metabolisme, melancarkan pencernaan, memperlancar peredaran darah, menurunkan tekanan darah, menurunkan tingkat gula darah, menstimulasi periode menstruasi, meningkatkan aliran susu ibu, meningkatkan jumlah sperma, anthelmintik, meredakan bronkhitis dan batuk, menurunkan demam, meredakan bronkhitis, menurunkan demam, dan iritasi kulit (El-Tahir dan Ashour 1993).
 Jintan hitam juga baik dikonsumsi oleh orang yang sehat karena jintan hitam mengikat radikal bebas dan menghilangkannya. Selain itu, jintan hitam mengandung beta karoten yang dikenal dapat menghancurkan sel karsinogenik. Biji jintan hitam kaya akan sterol khususnya beta sterol yang dikenal mempunyai aktivitas antikarsinogenik.
g.  Memiliki aktivitas estrogenik
 Parhizkar et al. (2011) menyatakan bahwa pemberian jintan hitam memiliki aktivitas estrogenik yang mampu membantu menanggulangi tanda-tanda menopause sehingga mampu digunakan sebagai terapi alternatif pengganti hormon.

















BAB III
PENUTUP



A)    KESIMPULAN :  
1.Dari pembahasan seputar pendeskripsian struktur morfologi bagian bagian tanaman “jinten hitam” (Nigella sativa ,L) diatas dapat diketahui bahwa tanaman tersebut memiliki bentuk bangun daun lanset,bergaris dengan ujung yg meruncing sampai menumpul sedikit berdaging,bertepi daun agak bergerigi.juga memiliki batang basah atau herba dengan arah batang tegak lurus,berbulu dan juga terdapatnya buah yang keras seperti buah buni yang bentuknya kecil berwarna biru tua hampir keunguan, bila dimakan akan meninggalkan warna atau noda pada gigi berwarna biru tua. . Merupakan bunga majemuk dan berbentuk karang. bunga ada dua, bibir bunga bagian atas pendek, berbentuk lanset dengan ujung memanjang berbentuk benang dan mempunyai akar tunggang berbentuk benang yg tak bercabang.berbiji kecil.

2. merupakan tanaman obat yang mana dalam taksonominya tergolong dalam famili : Ranunculaceae dengan nama species NigellasativaL.

3.tanaman ini merupakan kelompok tanaman yang dapat dijadikan sebagai obat-obatan mulai sejak zaman nabi muhammad saw dan mengandung banyak senyawa alami kimiawi yang sangat berguna bagi kebutuhan metabolism manusia. Dan berfungsi untuk memperkuat sistem pertahanan tubuh,anti kanker,anti tumor dan laktasi dsb.

B)    Saran dan Bingkaian Kata penulis 
Dalam membuat pendeskripsian bagian bagian morfologi tanaman yang amat sulit didapatkan objeknya.kita dapat mencari beberapa sumber sumber ilmiah yang harus dapat diterima secara nalar ilmiah anda sendiri baik dari buku,jurnal ilmiah maupus postingan seputar tanaman di internet. karena dalam hal ini sangat sulit dan sangat membutuhkan waktu yang lama jika masih  mencari objek tanaman yang sulit di dapat.






C)    DAFTAR PUSTAKA 
-Tjitrosoepomo,gembong.2007.Morfologi Tumbuhan.Yogyakarta: Gadjah Mada Press
- Mursyito Bambang.2003.Ramuan Tradisional Pelangsing Tubuh.Penebar Swadaya :Depok 
-Junaidi edi.2002.Sembuhkan penyakit Dengan Habbatussauda (jinten hitam).Publication Disorbub
-http://repository.ipb.ac.id/bitstream/handle/123456789/54859/BAB II TINJAUAN PUSTAKA.pdf : journal yg di download pada hari rabu 9-juni 2013


Tidak ada komentar:

Posting Komentar